MELANGKAH DARI TRAUMA
DAN PIKIRAN BURUK
Oleh:
ANANG BUDI PRASETYO,SP
PPL BPP TIRIS
Penghargaan
adalah salah satu
kunci penting
untuk mendapatkan
kehidupan yang
bahagia dan
sukses. Tak usah
bayangkan penghargaan
yang muluk seperti sebuah trophi atau
award,
cukuplah penghargaan kepada
diri kita sendiri. Memberikan
penghargaan
kepada diri
sendiri,
berarti membangun
kehidupan
yang positif
Akan tetapi sayangnya, banyak dari kita yang
hidup
dalam
selubung awan
kenegatifan. Kita
hanya
memfokuskan
perhatian pada aspek-aspek
negatif dan menegangkan dalam hidup kita.
Tidak kita
sadari kenegatifan itu
sudah
menyebar ke
dalam
dunia
kita
sekarang ini.
Jika Anda berkenan
untuk berhenti sejenak dan
memberikan
perhatian, maka Anda akan
menemukan bahwa kebanyakan
dari apa yang kita lihat, katakan, dengar, pikirkan, dan
saksikan terfokus pada hal-hal yang
buruk!
Bad
news is a good news, sebuah
berita buruk justru lebih menarik oleh
kebanyakan orang untuk dibahas. Kita
pun lantas menjadi
terobsesi pada hal-hal buruk. Terobsesi hanya kepada masalah-masalah
kita, trauma
yang pernah terjadi
dalam
hidup
kita. Entah
itu sebuah kegagalan, atau
kekurangan diri kita.
Trauma
yang
Tak Kunjung Pergi
Begitu banyak diantara kita
yang tak bisa berpisah
dengan
traumanya. Bahkan bila
kita
tidak ingin membicarakannya
pun, tanpa disadari secara terang-terangan kita sering
memikirkan
dan mencemaskannya. Kita membawanya ke
dalam
mimpi, mencemaskannya setiap detik, dan
merasa bahwa hal
tersebut telah menguasai diri.
Sesungguhnya
memikirkan dan membicarakan trauma dapat menjadi
hal
yang sangat positif
bahkan produktif. Tapi proses
ini hanya bisa menjadi
positif
jika pikiran dan pembicaraan
kita guna mengatasi trauma selalu diarahkan pada
perubahan-perubahan
positif
untuk melepaskan
trauma
itu!
Jika
Anda
tidak
mengarahkan
setiap pembicaran dan
pikiran ke arah positif, maka Anda hanya akan
membuatnya
semakin buruk. Pada akhirnya melemahkan
kehidupan Anda sendiri.
Anda
harus memerdekankan diri
Anda dari jeratan
trauma
yang menghantui. Trauma
tidak
akan pergi beranjak dari diri kita bila
kita
memang
mengijinkannya untuk bercokol
disana. Kunci yang
paling
penting untuk melepaskan
trauma adalah: latih, bahkan jika perlu paksakan pikiran
Anda untuk selalu mengatakan
dan berpikir
hal-hal positif!
Berikut adalah cara yang
bisa Anda tempuh untuk memperkuat diri Anda dalam melangkah
dari trauma:
Belajar Lebih Banyak
Bersyukur
Sikap bersyukur adalah sebuah pilihan.
Ketika kita fokus
pada apa yang kita syukuri, hal
ini tidak hanya
mengubah
sudut
pandang
kita, tetapi
juga keadaan menjalani rasa
syukur
tersebut.
Rasa syukur adalah
cara yang
baik untuk mengusir kenegatifan dari dalam diri kita. Sikap
bersyukur dapat menolong
kita
untuk mengeluarkan
kita
dari suasana hati
yang gelap.
Pilih Pikiran & Perkataan Yang Positif.
Pikiran
kita mempunyai kekuatan
yang sakti. Pikiran kita
bisa menjadi kenyataan.
Jika Anda
pernah mengalami kegagalan dalam bisnis, lantas
Anda
berpikir bahwa
Anda
tidak
berbakat dalam bisnis, maka inilah kenyataan yang
Anda
temui!
Jika
Anda gagal dalam
sebuah
hubungan romantis, lantas Anda tidak
mau jatuh cinta
lagi?
Ada hukum daya tarik
yang
berlaku di sini. Pada dasarnya hukum ini
menyatakan
bahwa
sesuatu
yang sama akan saling tarik-menarik. Dengan kata
lain kita adalah magnet yang
menarik
situasi-situasi, pengalaman, dan
orang
lain kepada diri kita sendiri!
Jika Anda
hanya fokus kepada trauma, kepada kegagalan
maka Anda akan lebih banyak menarik situasi
dan respon
negatif dari
orang lain dan serta lingkungan Anda!
Oleh sebab
itu…
Berdamailah Dengan Masa
Lalu!
Masa lalu
adalah masa yang sudah lewat. Jangankan
bertahun-tahun
yang
lalu, satu
detik yang lalu
saja sudah menjadi
bagian
dari masa lalu. Untuk apa
kita
hidup
dalam
masa-masa yang sudah lewat. Hiduplah pada
masa kini, nikmati
karunia
di masa kini. Hanya dengan cara inilah
Anda bisa bangkit kembali!
Buang Pikiran Buruk!
Kita menciptakan
kenyataan
kita
sendiri
dan menarik segala
sesuatu
yang terjadi kepada kita.
Sebagian besar hal-hal baik dan
hal-hal buruk
yang muncul adalah
pekerjaan dari pikiran
dan perasaan kita
sendiri.
Pertama, Untuk bisa menciptakan kenyataan
yang
baik Anda harus membuang
segala
pikiran buruk Anda. Caranya adalah
pertama Anda harus
mengakui semua pikiran dan
perasaan negatif Anda dengan jujur.
Pikirkanlah setiap keraguan,
keputusasaan, frustasi, kejengkelan, konflik, dan
stres yang Anda miliki, lalu
bicarakan dengan orang lain yang
Anda
percaya.
Ungkapkan semua hal-hal buruk
yang Anda rasakan. Semakin Anda jujur, Anda akan
semakin merasa lega.
Setelah mengeluarkan semuanya Anda akan
merasakan sebuah perubahan.
Anda
merasakan ada pengenduran
dalam
diri.
Setelah membuang
semua
pikiran buruk, berarti Anda
telah
mempunyai
sebuah
lembaran yang
putih bersih, siap
digunakan untuk menyongsong
kesuksesan. Kedepannya, secara rutin praktekanlah menempatkan
diri pada keadaan mental dan
emosional yang paling positif.
Kedua, Sebanyak
mungkin,
kelilingi diri Anda dengan aura
positif. Pastikan tontonan yang
Anda
lihat, musik yang Anda dengar, pergaulan yang
membawa energi
positif
dalam
diri Anda. Misalnya
dengan
mengurangi
menonton
atau
mendengarkan berita kriminal, korupsi, dll.
Lebih
baik, pergilah menonton
film yang bisa mendatangkan inspirasi, pasang
kutipan-kutipan
yang menyemangati di
kamar, atau bahkan
status facebook Anda!
Jika Anda
berkomitmen ingin melangkah
dari trauma dan
hidup
lebih positif maka sebaiknya
segera lakukan
langkah-langkah
di atas. Jangan sia-siakan
waktu
Anda, hidup ini
terlalu singkat, sayang jika
Anda
melewatinya
dengan
kesedihan
dan ketidakbahagiaan. Kesuksesan sudah tak
sabar menanti Anda di
depan. Raihlah
dan nikmati kebahagiaan, karena Anda
layak mendapatkannya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar